First Step to Success = Menunda Kesenangan

by Ferro Ferizka 18. January 2010 06:55

Kalau kamu tanya siapapun yang kamu temui ,”kamu Mau Sukses?”, aku yakin semua jawabannya “iya” kecuali orang gila , dan orang mati , jadi aku ga akan bahas kedua jenis orang itu di sini. semua pengen sukses , pengen punya ferrari di garasi mobil mereka , pengen punya rumah 2M di Pondok Indah , pengen punya apartemen (kalo ini di Indonesia , kalau kita tanya orang jepang , apartemen tu tempatnya orang susah hehe),pengen punya pulau , pengen punya ini dan itu. intinya semua orang pengen sukses , namun kenapa ga semuanya bisa sukses? ini menarik untuk aku bahas

image

Billy Boen , dalam bukunya yang pernah aku baca berjudul “Young On Top” , punya analisis yang menarik yang dia sebut dengan piramida kesuksesan. piramida kesuksesan adalah diagram yang menggambarkan tingkatan level kesuksesan seseorang.ada jutaan orang dalam setiap angkatan kerja , namun dari jutaan itu hanya 2% yang berhasil masuk ke jajaran puncak karir, apa yang terjadi dengan 98% lainnya ? sebenarnya si “98%” ini bukan orang-orang loser , mereka bukannya ga bisa kerja , pemalas atau lain sebagainya, namun kenapa mereka tetap masuk ke 98%? ini berkaitan dengan masalah penggunaan waktu. baik di masa lalu maupun di masa kini. i’ll explain why.

hal istimewa yang dilakukan kalangan yang hanya 2 % itu adalah salah satunya menunda kesenangan. golongan 2% itu tidak banyak karena memang mereka dibutuhkan hanya dalam jumlah sedikit,mereka adalah the chosen people . orang-orang seperti Presiden direktur , CEO , Chairman dsb adalah cuplikan kecil dari si “2%” ini.

semua orang punya 24 jam,siapapun itu. namun perbedaan yang membuat seseorang masuk ke golongan 2% dan 98% adalah bagaimana dia menginvestasikan waktunya.  terdengar klise namun kenyataannya banyak orang menggunakan waktunya dengan kurang bijak. untuk melihat apa yang dilakukan orang-orang hebat itu , ada baiknya kita sampling beberapa kasus.

Bill Gates (Microsoft Chairman , Ex Orang Terkaya Dunia )

pada masa mudanya , Gates mengalokasikan masa liburan nya untuk membaca sampai habis semua bahan pelajaran sekolah semester berikutnya. sehingga pada saat dimulai pelajaran pada semester itu,dia bisa melakukan hal lain yang lebih maju ketimbang teman-temannya , yaitu mengoprek komputer di garasi Orang Tuanya. dalam sehari , gates rata-rata 10 jam di depan komputer , jarang pergi malam , jarang hangout di sabtu malam , hanya konsentrasi ke Buku dan komputer , sedangkan teman-teman sebayanya sibuk menjadi Party Animal yang loncat dari 1 pesta ke pesta lainnya. hasilnya? Bill Gates adalah lulusan terbaik di SMA nya sedangkan teman sebayanya tidak. Bill Gates memimpin perusahaan software terbesar di Dunia sedangkan teman-temannya dulu hanya menjadi karyawan biasa. Tak ayal Bill baru mendapat jodoh ketika usia 35 Tahun, masa mudanya dia menunda kesenangan berpacaran untuk sesuatu yang lebih besar. mungkin dulu sebagian besar temannya mengejek cara GAtes , namun sekarang jelas siapa yang tertawa di akhir.

Michael Jordan

Michael adalah dewa basket menurutku , tapi kalau kita kembali pada masa SMP , dia hanyalah rookie yang bermain buruk dengan badan yang kecil dan tidak begitu tinggi. dengan postur kecil , dia gagal masuk tim SMP nya dulu. well, dia ga pernah menyerah , alih-alih menyerah di basket dan pindah ke dunia lainnya yang lebih bisa menerimanya , michael menggunakan  minimal 5 jam dalam sehari untuk berlatih basket sendiri. tidak bergeming dengan ajakan teman-temannya yang negatif ( narkotik dan sex adalah realitas black people di amerika jaman itu ). hasilnya dalam setahun tingginya bisa bertambah 12CM , shootnya menjadi akurat , dribblenya sulit disteal , dan ketika masuk NBA pun dia tidak pernah merasa puas dan tidak lantas bersenang-senang dengan gaya hidup yang acak-acakan , dia tetap berlatih melatih defend nya sehingga kini kita kenal Jordan sebagai defensive player terbaik yang ada di NBA. dan tahun 2009 lalu dia dinobatkan David J Stern masuk dalam NBA Hall of Fame , bagaimana jika dulu Jordan menyerah begitu saja ketika ditolak masuk tim basket ? bagaimana kalau jordan memutuskan pindah ke cabang olahraga lain? Bagaimana jika Jordan memilih gaya hidup ketimbang tetap keras berlatih? pastinya jordan menunda semua itu , itulah awal mula legenda kaos nomor 23 yang abadi di Chicago Bulls.

B.J Habibie ( Presiden Ke 3 RI )

he is one of my favorite man ! Magna Cumlaude , memimpin divisi riset perusahaan pesawat ternama di Jerman , great scientist , etc. ketika membaca biografi Habibie , ditemukan pula “pola” yang hampir sama ketika beliau muda , tidak pernah beliau lepas dari Buku , dan bahkan testimoni ibunda habibie , ketika habibie kecil (SMP – SMA) dia menolak ajakan teman-temannya bermain dan jalan-jalan , dia memilih berada di balik pintu dan membaca . kalau saat itu dia memutuskan untuk selalu pergi bermain , ga akan ada nama B.J. habibie di baswah foto presiden RI setelah Soeharto.

dan masih banyak lagi sample ,..

that’s what great people do , mereka melakukan “pengorbanan” terhadap kesenangan dan menukarnya dengan kerja keras. dan aku yakin ga ada kerja keras yang menyenangkan , namun hasil akan berbeda di belakang nanti. namun untuk tiap keringat yang diteteskan dari semua kerja keras yang kita akukan , kita telah meningkatkan derajat kita beberapa tingkat , baik dari sisi skill , pengetahuan , dan kekuatan mental . sedangkan untuk tiap kesenangan yang diambil di awal , maka yang kita dapat adalah tawa semu tanpa peningkatan di sisi kualitas personal, karena di akhir nanti yang ada adalah penyesalan. dan ketika penyesalan datang , kalimat terfavorit tiap orang adalah “Coba kalau dulu aku..bla..bla..bla..” , ketika kamu mengatakan itu , semua sudah terlambat.

Orang-orang sukses mencapai puncak karena waktu 24 jam mereka diisi dengan kerja keras ketika orang lain bersenang-senang.

Tags:

Comments

1/18/2010 5:17:36 PM #

Yudha "Patrick"

Mantabh nie ~

Yudha "Patrick" Indonesia | Reply

Add comment


(Will show your Gravatar icon)

  Country flag

biuquote
  • Comment
  • Preview
Loading



Blog ini menggunakan BlogEngine.NET 1.5.0.7
Theme Didesain Sendiri Oleh Ferro Ferizka

About Ferro Ferizka

Ferro Ferizka , male , Love exploring new technologies,going to new places ,and  crazy about reading book . he is now listed as one of the student in Gadjah Mada University since 2006.

Month List

Category list

None

Tag cloud